TUGAS PPG MODUL 1 TOPIK 4 Contoh Aksi Nyata Penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran
Nama : Sondang Martini Kurie Siregar
No. UKG : 202200150221
Instansi : SMP Swasta Sariputra
LPTK : Universitas MALIKUSSALEH
Contoh Aksi Nyata Penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran
Dari tautan tersebut saya menemukan informasi tentang urgensi penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada pembelajaran, dimana Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan kualitas pengajaran. Guru perlu memahami Culturally Responsive Teaching (CRT) guna memberikan pengajaran yang lebih efektif dan relevan bagi peserta didik dengan latar budaya yang berbeda-beda. Guru dapat memahami kebutuhan dan keunikan peserta didik dari berbagai latar budaya sehingga akan dapat merancang pengajaran yang lebih inklusif dan menarik bagi peserta didik.
Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan pendekatan pengajaran yang memperhatikan keragaman budaya dan latar belakang peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru yang menerapkan Culturally Responsive Teaching (CRT) akan memastikan bahwa materi pelajaran yang disampaikan mancakup berbagai perspektif budaya dan akan menciptakan suasana kelas yang inklusif dan menghargai keberagaman.
Penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat membantu meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan mengintegrasikan budaya dan pengalaman peserta didik ke dalam pembelajaran. Culturally Responsive Teaching (CRT) juga dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran dengan memperhatikan berbagai latar belakang budaya karena peserta didik akan merasa nyaman dalam belajar sehingga mereka dapat mencapai potensi belajar mereka yang penuh. Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat pula meningkatkan kemampuan sosial dan emosional peserta didik dengan mengajarkan penghargaan dan penghormatan terhadap budaya dan latar belakang peserta didik sehingga tercipta pula kolaborasi yang saling mendukung antar peserta didik. Culturally Responsive Teaching (CRT) juga tentunya dapat meningkatkan kepuasan peserta didik dan guru, karena terciptanya pembelajaran yang inklusif dan menghargai keberagaman.
MODUL AJAR
USAHA
|
I N F O R M A S I U M U M |
A. Identitas Modul
Nama Penyusun : Sondang Martini Kurie Siregar, S.Pd, M.Si
Satua Pendidikan : SMP Swasta Sariputra
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA-FISIKA)
Prediksi Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1x pertemuan)
Tahun Penyusunan : 2025
B. Capaian Pembelajaran
· Capaian Pemahaman IPA
Peserta didik memahami hubungan konsep usaha dan energi, pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu, gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energi listrik ramah lingkungan.
· Capaian Keterampilan Proses
Mengamati; mempertanyakan dan memprediksi; memproses; menganalisis data dan informasi; mengevaluasi dan refleksi; dan mengomunikasikan hasil.
C. Kompetensi Awal
· Peserta didik memahami gerak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, percepatan dan gaya (Gerak dan Gaya).
|
Kompetensi Awal Peserta Didik di kelas VIII ( Dari Hasil Asesmen Awal Pengetahuan Prasyarat) |
|
|
Peserta didik awalnya belum memahami gerak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, percepatan dan gaya. |
Peserta didik awalnya sudah memahami gerak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, percepatan dan gaya. |
Keadaan Awal Peserta Didik :
|
Pemetaan Gaya Belajar Peserta Didik (Berdasarkan Asesmen Diagnostik dari hasil kuesioner melalui aplikasi “Aku Pintar’) |
||
|
Visual |
Auditorial |
Kinestetik |
|
Ancelmus Ben Daniel Gabriella Paskah Rachel Shakira Velly Abelia |
Diego Jevanya Novriyan Rien Violin |
Aaron Alvaro Angel Annur Atifa Beatrix Brigita Elang Gayatri Gloria Ivan Jesen Kenny Marta Nathasia Rafael Riko Syahputra Keyla Shaluh |
|
Pemetaan Kebutuhan Belajar Peserta Didik (Berdasarkan hasil asesmen awal pengetahuan prasyarat) |
||
|
Pengetahuan Prasyarat |
Memenuhi |
Tidak memenuhi |
|
Nama Peserta Didik |
Abelia |
Atifa |
|
|
Rien |
Keyla |
|
|
Rico |
Sri |
|
|
Brigita |
Rafael |
|
|
Gayatri |
Alvaro |
|
|
Velly |
Novriyan |
|
|
Jesen |
Erza |
|
|
Ben |
Ancelmus |
|
|
Aaron |
Marta |
|
|
Gloria |
Annur |
|
|
Gabriella |
Paskah |
|
|
Natasia |
Kenny |
|
|
Ivan |
Elang |
|
|
Diego |
Jevanya |
|
|
Shakira |
Syahputra |
|
|
|
Angel |
|
|
|
Beatrix Violin Shaluh Rachel |
|
Pemetaan Peserta Didik Berdasarkan Suku |
|||||
|
Batak Toba |
Batak Mandiling |
Tionghoa |
Jawa |
Nias |
Batak Simalungun |
|
Abelia Brigita Jesen Aaron Gloria Nathasia Ivan Diego Rachel Violin Beatrix Angel Paskah Ancelmus Novriyan Alvaro Rafael Sri Keyla |
Rien Syahputra Elang Annur Marta Erza |
Velly Ben Gabriella Shakira Kenny |
Gayatri Atifah |
shaluh |
Rico |
D. Profil Pelajar Pancasila
· Mandiri
· Bergotong royong
· Kreatif
· Analitis
E. Sarana dan Prasarana
· Tim Abdi Guru. 2023. IPA Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII. Erlangga.
· PPT Materi Ajar Usaha oleh : Sondang Martini Kurie Siregar
· Infokus
· Alat peraga (meja, kursi, dinding, mistar dan benda lain di kelas yang relevan dengan materi ajar)
· Alat dan bahan yang diperlukan dalam kolaborasi LKPD (neraca pegas, benda, mistar)
F. Target Peserta Didik
Peserta didik regular kelas VIII
G. Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Konten dan proses serta pendekatan Culturally Responsive Teaching.
|
K O M P O N E N I N T I |
1. Tujuan Pembelajaran
1) Memahami hubungan usaha, gaya dan perpindahan
2) Menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi efektivitas usaha.
2. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
1) Peserta didik mampu memahami hubungan usaha, gaya dan perpindahan
2) Peserta didik mampu menganalisis rumus hubungan usaha gaya dan perpindahan serta usaha dapat bernilai positif, nol dan negatif melalui demonstrasi sederhana
3. Pemahaman Bermakna
Peserta didik
mengetahui bahwa besar usaha bergantung pada gaya dan perpindahan , peserta
didik mampu menghitung besar usaha dengan menggunakan rumus
.
Peserta didik dapat mengetahui bahwa besar usaha dapat bernilai positif jika
arah gaya searah dengan arah perpindahan benda dan bernilai nol jika besar
perpindahan sama dengan nol, serta usaha bernilai negatif jika arah gaya
berlawanan dengan arah gerak benda melalui demonstrasi sederhana.
4. Pertanyaan Pemantik
1) (Pemberian Asesmen awal prasyarat pengetahuan)
2) Apakah yang terjadi jika sebuah meja didorong dengan kuat?
3) Apakah yang terjadi jika dinding kelas di dorong dengan kuat?
5. Kata Kunci
Usaha, gaya, perpindahan
6. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I (2 JP)
· Pembuka
ü Guru membuka kelas dan mengkondisikan kesiapan belajar
ü Guru menyampaikan judul materi ajar
ü Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran
· Orientasi pada masalah
ü Guru memberikan pertanyaan pemantik
ü Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik dari guru
ü Guru mengaitkan pengetahuan prasyarat dengan konsep usaha
ü Guru menjelaskan konsep usaha melalui PPT dan meminta keterlibatan peserta didik melakukan demonstrasi mendorong meja sehingga meja berpindah sejauh (s) dan kemudian menjelaskan besar usaha yang terjadi pada kegiatan tersebut (usaha bernilai positif).
ü Guru meminta peserta didik mendorong dinding dan meminta mereka menyimpulkan berapa besar usaha yang terjadi pada kegiatan tersebut (usaha bernilai nol).
ü Guru menyajikan PPT yang menunjukkan ilustrasi seorang pedagang yang menarik gerobaknya di jalan menanjak, namun genggamannya terlepas sehingga gerobaknya melaju ke arah bawah (turunan) dan meminta siswa menyimpulkan besar usaha yang terjadi pada peristiwa tersebut (usaha bernilai negatif) .
· Pengorganisasian Peserta Didik Untuk Belajar
ü Guru memfasilitasi peserta didik untuk membentuk kelompok diskusi
ü Guru membagikan LKPD kepada setiap kelompok sesuai dengan level pengetahuan prasyarat yang telah ditentukan.
|
Pemetaan Kebutuhan Belajar Peserta Didik (Berdasarkan hasil asesmen awal pengetahuan prasyarat) |
||
|
Pengetahuan Prasyarat |
Memenuhi |
Tidak memenuhi |
|
Nama Peserta Didik |
Abel |
Atifa |
|
|
Rien |
Keyla |
|
|
Rico |
Sri |
|
|
Brigita |
Rafael |
|
|
Gayatri |
Alvaro |
|
|
Velly |
Novriyan |
|
|
Jesen |
Erza |
|
|
Ben |
Ancelmus |
|
|
Aaron |
Marta |
|
|
Gloria |
Annur |
|
|
Gabriella |
Paskah |
|
|
Natasia |
Kenny |
|
|
Ivan |
Elang |
|
|
Diego |
Jevanya |
|
|
Shakira |
Syahputra |
|
|
|
Angel |
|
|
|
Beatrix Violin Shaluh Rachel |
|
Perlakuan Difrensiasi Proses |
· Guru Membentuk Kelompok peserta didik menjadi 3 kelompok dengan latar belakang suku yang berbeda (Ketua dipilih dari yang memiliki tipe pebelajar kinestetik) dan memberikan bimbingan khusus lebih intens.
|
· Guru Membentuk 5 kelompok peserta didik dengan latar belakang suku yang berbeda (Ketua dipilih dari yang memiliki tipe pebelajar kinestetik) dan memberikan instruksi agar saling bertukar informasi dengan cara menjadi tutor sebaya |
|
Perlakuan Diferensiasi Konten |
· Melakukan diskusi penyelesaian LKPD dengan bimbingan Guru dan diberi kuis (3 soal)
|
· Melakukan diskusi penyelesaian LKPD dengan mandiri dan diberi kuis (3 soal + 2 soal pengayaan) |
· Bimbingan Penyelidikan Individu/Kelompok
ü Peserta didik melakukan penyelidikan mengumpulkan informasi dan data dengan melaksanakan instruksi yang ada pada LKPD yang telah dibagikan. Guru memberikan bimbingan dan dukungan dalam penyelidikan ini.
(Untuk kelompok yang memenuhi pengetahuan prasyarat diberi bimbingan namun diarahkan agar lebih mandiri dengan cara belajar tutor sebaya sedangakan untuk kelompok yang belum memenuhi prasyarat pengetahuan dibimbing lebih intens secara khusus)
· Pengembangan dan Penyajian Hasil
ü Peserta didik berdiskusi menyelesaikan LKPD untuk mengembangkan solusi masalah dan menyajikan hasil diskusi, analisis, dan kesimpulan mereka kepada kelas.
ü Guru memberikan kuis sebagai pendalaman materi dengan 3 soal yang sama untuk kedua jenis kelompok, namun untuk kelompok yang memenuhi prasyarat pengetahuan diberi 2 soal tambahan sebagai pengayaan)
· Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah
ü Guru bersama-sama dengan peserta didik menganalisis proses pemecahan masalah, mengevaluasi efektivitas solusi yang ditemukan, dan memberikan umpan balik.
ü Guru melakukan refleksi kepada Peserta didik
Ø Bagaimana perasaan Ananda setelah belajar usaha?
Ø Apa saja yang ananda ketahui setelah belajar usaha? (dapat berupa bahan catatan yang di kerjakan di buku catatan)
Ø Apakah Ananda mengalami kesulitan saat belajar usaha?
Ø Jika Ananda mengalami kesulitan, solusi apa yang Ananda lakukan untuk mengatasinya?
Ø Apakah manfaat yang Ananda peroleh setelah belajar tentang usaha?
ü Guru menutup pelajaran. (1-3 menit) dan menghimbau peserta didik untuk menjawab refleksi diri di rumah dan membaca materi pelajaran selanjutnya yakni Hubungan antara Daya dan usaha.
ü Refleksi Guru
Ø Apakah pembelajaran hari ini terlaksana sesuai rencana yang sudah disusun?
Ø Apakah tujuan pembelajaran yang ditargetkan sudah tercapai?
Ø Temuan apa saja yang ditangkap selama pembelajaran?
Ø Kendala apa saja yang muncul saat peserta didik melakukan percobaan?
Ø Bagian mana yang menunjukkan keberhasilan atau kelebihan dari pembelajaran yang sudah dilakukan?
H. Asesmen/ Penilaian
v Asesmen Awal (Prasyarat Pengetahuan)
Ø Apa perbedaan jarak dan perpindahan?
Ø Apa perbedaan kelajuan dan kecepatan?
Ø Apa itu percepatan?
Ø Apa itu gaya?
v Asesmen Formatif
1. LKPD
Lembar Kerja Peserta Didik
Nama Kelompok :
Kelas :
Tanggal :
I. Materi Pokok
Usaha
II. Tujuan Percobaan
Menjelaskan pengaruh jarak terhadap usaha .
III. Alat dan bahan
|
No |
Alat dan Bahan |
Jumlah |
|
1. |
Neraca pegas |
1 buah |
|
1. |
Penggaris |
1 buah |
|
2. |
Beban |
1 buah |
IV. Langkah kerja
1. Sediakan alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan.
2. Letakkan beban pada permukaan meja.
3. Hubungkan neraca pegas pada beban yang terletak pada permukaan meja.
4. Kemudian ukur panjang lintasan pada permukaan meja dengan panjang lintasan 10 cm..
5. Tariklah beban menggunakan neraca pegas.
6. Catat berapa gaya yang dihasilkan pada saat beban di tarik sepanjang lintasan.
7. Ulangi langkah 1- 6 dengan panjang lintasan yang berbeda mulai dari 10 cm, 20 cm, 30 cm.
V. Data Hasil Percobaan
|
No |
Jarak (s) |
Gaya (F) |
Usaha (W = F x s ) |
|
1. |
10 cm |
||
|
2. |
20 cm |
||
|
3. |
30 cm |
VI. Analisis Hasil Percobaan
1. Apakah ada pengaruh perpindahan terhadap usaha pada saat melakukan percobaan ?
………………………………………………………………............................................................................................................................................................................................................
VII. Kesimpulan
………………………………………………………………............................................................................................................................................................................................................
2. Kuis
1) Ani mendorong lemari dengan gaya 300 N. Jika lemari tersebut tidak mengalami perpindahan, maka berapakah besar usaha yang dilakukan Ani?
2) Sebuah kotak didorong dengan gaya sebesar 100 N sehingga berpindah sejauh 200 cm. Hitunglah besar usaha untuk memindahkan kotak tersebut!
3) Jarak yang ditempuh oleh sebuah mobil saat melaju dengan usaha sebesar 15.000 J dan gaya sebesar 500 N adalah …. m.
Tambahan soal (Pengayaan)
4)
Perhatikan gambar
berikut!

Seorang anak membawa kotak yang beratnya 50 Newton dari
titik A menuju B, kemudian kembal lagi ke A. Menurut fisika, berapakah usaha
yang dilakukan anak?
5) Dua buah gaya masing-masing F1 = 15 N dan F2 = 7 N bekerja pada sebuah benda yang terletak pada suatu permukaan lantai. Jika benda berpindah ke kanan sejauh 6 meter, tentukan usaha yang dilakukan pada benda oleh kedua gaya tersebut!

Penilaian Asesmen Formatif
1. Sikap
· Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada rubrik penilaian dan catatan anekdot
|
No |
Nama Peserta Didik |
Kerjasama |
Kreatif |
Kemandirian |
Komunikatif |
|
1 |
|
|
|
|
|
|
2 |
|
|
|
|
|
|
3 |
|
|
|
|
|
|
4 |
|
|
|
|
|
|
5 |
|
|
|
|
|
|
dst |
|
|
|
|
|
Kolom aspek sikap diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut :
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang
2. Keterampilan
Kriteria dan Rubrik Penilaian
|
Aspek yang dinilai |
Deskripsi Penilaian untuk Pencapaian Siswa |
||
|
Sedang Berkembang |
Sesuai Ekspektasi |
Melebihi Ekspektasi |
|
|
Mampu melaksanakan langkah kerja sesuai urutan |
|
|
|
|
Mampu mengisi data dan hasil percobaan dengan tepat |
|
|
|
|
Mampu menghitung besar usaha |
|
|
|
|
Mampu membuat kesimpulan |
|
|
|
|
Mampu menyampaikan hasil diskusi |
|
|
|
3. Pengetahuan
Pengetahuan dinilai dengan ketepatan menjawab soal kuis dengan skor persoal yang sudah ditentukan.
|
No |
Rentang Nilai |
Predikat |
|
1 |
91 – 100 |
Sangat Baik |
|
2 |
81 – 90 |
Baik |
|
3 |
71 – 80 |
Cukup |
|
4 |
0 – 70 |
Kurang |
I. Pengayaan dan Remedial
· Remedial
Guru melakukan analisa dari hasil pembahasan refleksi peserta didik dan hasil penilaian untuk menentukan remedial teaching
· Pengayaan
· Peserta Didik telah mencapai KKTP diberikan pengayaan dengan browsing di internet untuk mencari soal-soal materi terkait dan mencari pemahaman lebih tentang usaha dengan mengerjakan soal-soal yang ada di buku Tim Abdi Guru. 2023. IPA Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII. Erlangga.
.
J. Refleksi Guru dan Peserta Didik (Terlampir)
|
Mengetahui : Kepala SMP Swasta Sariputra
Ellida Hannum, S.T |
Padangsidimpuan, 08 Juni 2025
Guru Mata Pelajaran IPA-FISIKA
Sondang Martini Kurie Siregar, S.Pd, M.Si |
|
|
Komentar
Posting Komentar