TUGAS PPG 2025 Modul I Topik I
Nama : Sondang Martini Kurie Siregar
No. UKG : 202200150221
Instansi : SMP Swasta Sariputra
LPTK : Universitas Malekussaleh
Bapak/Ibu guru, pada tahap sebelumnya Bapak/Ibu guru telah mengeksplorasi
prinsip UbD dalam merancang pembelajaran. Pada tahap ini, siapkan salah satu
perencanaan pembelajaran (RPP/modul ajar) yang Bapak/Ibu guru miliki. Ajaklah
teman sejawat/kepala sekolah/pengawas untuk menelaah rancangan pembelajarannya
dengan mengisi rubrik checklist. Rubrik ini memandu Bapak/Ibu guru dalam
merefleksikan perencanaan pembelajaran dengan pendekatan UbD. Dengan demikian,
Bapak/Ibu guru dapat mengetahui sejauh mana perencanaan pembelajaran tersebut
relevan dengan prinsip UbD.
Tabel 1.1 Rubrik Checklist Perencanaan Pembelajaran
|
No |
Pernyataan |
Selalu |
Jarang |
Tidak Pernah |
|
1 |
Dalam merencanakan pembelajaran, saya memilih capaian pembelajaran (CP) terlebih dahulu. |
P |
|
|
|
2 |
Setelah memilih capaian pembelajaran (CP), saya menurunkannya menjadi tujuan pembelajaran (TP), dan kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP). |
P |
|
|
|
3 |
Setelah menentukan KKTP, saya merancang asesmen untuk mengukur ketercapaian TP yang telah ditetapkan. |
P |
|
|
|
4 |
Dalam merencanakan pembelajaran, saya merancang asesmen awal. |
P |
|
|
|
5 |
Tujuan pembelajaran dan asesmen saya gunakan sebagai dasar untuk merancang kegiatan pembelajaran. |
P |
|
|
|
6 |
Kegiatan pembelajaran saya rancang untuk mencapai tujuan pembelajaran. |
P |
|
|
|
7 |
Saya merencanakan pembelajaran selanjutnya berdasarkan hasil asesmen formatif untuk memaksimalkan ketercapaian tujuan pembelajaran. |
P |
|
|
Bapak/Ibu guru, setelah mengisi rubrik checklist, refleksikan bagaimana hasil rubrik tersebut berhubungan dengan pengalaman Bapak/Ibu merancang pembelajaran?
Setelah saya mengisi rubrik checklist pembelajaran di atas dan menghubungkannya dengan pengalaman pedagogis evaluasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang telah saya lakukan di dalam kelas maka saya pikir saya telah melakukannya sesuai dengan tahapan rubrik cheklist pembelajaran tersebut.
Dimana dalam merencanakan pembelajaran, saya memilih capaian pembelajaran (CP) terlebih dahulu dari CP yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pada fase D atau jenjang SMP dalam aplikasi Ruang GTK. Setelah memilih capaian pembelajaran (CP), saya menurunkannya menjadi tujuan pembelajaran (TP), dan kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP) dengan menyesuaikannya pada materi atau konten pelajaran yang ada pada buku pelajaran yang digunakan siswa.
Setelah menentukan KKTP, saya merancang asesmen untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Asesmen yang saya buat adalah asesmen formatif dengan tujuan memberikan umpan balik kepada saya sebagai guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran dan kepada peserta didik untuk meningkatkan kualitas dan hasil belajar mereka. Untuk Asesmen yang berorientasi pada produk saya biasanya memberikan kuis dan untuk asesmen yang berorientasi pada proses saya melakukan observasi dan penilaian diri peserta didik dengan menyiapkan rubrik penilaian.
Dalam merencanakan pembelajaran, saya merancang asesmen awal. Dimana pihak sekolah sudah melakukan asesmen diagnostik pada awal tahun pembelajaran guna melihat minat, bakat dan cara belajar siswa melalui aplikasi “Aku Pintar”. Data ini saya pakai untuk menyesuaikan metode pembelajaran apa yang sesuai dengan gaya belajar peserta didik tipe pebelajar Visual, Auditorial, Kinestetik ataupun gabungan dari ketiganya. Kemudian dalam memulai pebelajaran pada konten atau materi pelajaran saya melakukan asesmen awal untuk melihat pengetahuan dasar atau prasyarat yang harus dimiliki peserta didik dalam mengikuti topik pembelajaran yang akan dipelajari.
Tujuan pembelajaran dan asesmen saya gunakan sebagai dasar untuk merancang kegiatan pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran dan penetapan alokasi waktu pembelajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah saya tetapkan. Kegiatan pembelajaran saya rancang untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kemudian saya merencanakan pembelajaran selanjutnya berdasarkan hasil asesmen formatif untuk memaksimalkan ketercapaian tujuan pembelajaran.
Merancang pembelajaran yang efektif merupakan keterampilan
penting yang harus dimiliki oleh seorang guru. Untuk merancang hal tersebut,
ada banyak strategi yang dapat dipelajari dan diterapkan di sekolah. Berikut contoh modul ajar yang dirancang degan pendekatan Understanding by design.
MODUL USAHA
|
I N F O R M A S I U M U M |
A. Identitas Modul
Nama Penyusun : Sondang Martini Kurie Siregar, S.Pd, M.Si
Satua Pendidikan : SMP Swasta Sariputra
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA-FISIKA)
Prediksi Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1x pertemuan)
Tahun Penyusunan : 2025
B. Capaian Pembelajaran
· Pemahaman IPA
Peserta didik memahami hubungan konsep usaha dan energi, pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu, gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energi listrik ramah lingkungan.
· Keterampilan Proses
Mengamati; mempertanyakan dan memprediksi; memproses; menganalisis data dan informasi; mengevaluasi dan refleksi; dan mengomunikasikan hasil.
C. Kompetensi Awal
Peserta didik memahami gerak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, percepatan dan gaya.
D. Profil Pelajar Pancasila
· Mandiri
· Bergotong royong
· Kreatif
E. Sarana dan Prasarana
· Tim Abdi Guru. 2023. IPA Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII. Erlangga.
· PPT Materi Ajar Usaha oleh : Sondang Martini Kurie Siregar
· Infokus
· Alat peraga (meja, kursi, dinding, mistar)
· Alat dan Bahan (neraca pegas, benda, mistar)
F. Target Peserta Didik
Peserta didik regular kelas VIII
G. Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL)
|
K O M P O N E N I N T I |
1. Tujuan Pembelajaran
1) Menjelaskan hubungan usaha, gaya dan perpindahan
2) Menjelaskan variabel-variabel yang mempengaruhi efektivitas usaha.
2. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
1) Peserta didik mampu menjelaskan hubungan usaha, gaya dan perpindahan
2) Peserta didik mampu menjelaskan usaha dapat bernilai positif, nol dan negatif melalui demonstrasi sederhana
3) Peserta didik mampu mengaplikasikan rumus hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan pada soal.
3. Pemahaman Bermakna
Peserta didik
mengetahui bahwa besar usaha bergantung pada gaya dan perpindahan dan mampu
menghitung besar usaha dengan menggunakan rumus
.
Peserta didik dapat mengetahui bahwa besar usaha dapat bernilai positif jika
arah gaya searah dengan arah perpindahan benda dan bernilai nol jika besar
perpindahan sama dengan nol, serta usaha bernilai negatif jika arah gaya
berlawanan dengan arah gerak benda melalui demonstrasi sederhana.
4. Pertanyaan Pemantik
1) Apakah yang terjadi jika sebuah meja didorong dengan kuat?
2) Apakah yang terjadi jika dinding kelas di dorong dengan kuat?
5. Kata Kunci
Usaha, gaya, perpindahan
6. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I (2 JP)
· Pembuka
ü Guru membuka kelas dan mengkondisikan kesiapan belajar
ü Guru menyampaikan judul materi ajar
ü Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran
ü Guru memberikan pertanyaan mengenai pengertian gerak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, percepatan dan gaya.
(5 menit)
· Orientasi pada masalah
ü Guru memberikan pertanyaan pemantik
ü Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik dari guru
ü Guru mengaitkan pengetahuan prasyarat dengan konsep usaha
ü Guru menjelaskan konsep usaha melalui PPT dan dengan melakukan demonstrasi meminta peserta didik mendorong meja sehingga meja berpindah sejauh (s) dan kemudian menjelaskan besar usaha yang terjadi pada kegiatan tersebut (usaha bernilai positif).
ü Guru meminta peserta didik mendorong dinding dan meminta mereka menyimpulkan berapa besar usaha yang terjadi pada kegiatan tersebut.
ü Guru menyajikan PPT yang menunjukkan ilsutrasi seorang pedagang yang menarik gerobaknya di jalan menanjak, namun genggamannya terlepas sehingga gerobaknya melaju ke arah bawah (turunan) dan meminta siswa menyimpulkan besar usaha ynag terjadi pada peristiwa tersebut (usaha bernilai negatif) .
(10 menit)
· Pengorganisasian Peserta Didik Untuk Belajar
ü Guru memfasilitasi peserta didik untuk membentuk kelompok diskusi
ü Guru membagikan LKPD kepada setiap kelompok
(5 menit)
· Bimbingan Penyelidikan Individu/Kelompok
ü Peserta didik melakukan penyelidikan mengumpulkan informasi dan data dengan melaksanakan instruksi yang ada pada LKPD yang telah dibagikan. Guru memberikan bimbingan dan dukungan dalam penyelidikan ini.
(25 menit)
· Pengembangan dan Penyajian Hasil
ü Peserta didik berdiskusi menyelesaikan LKPD untuk mengembangkan solusi untuk masalah dan menyajikan hasil diskusi, analisis, dan kesimpulan mereka kepada kelas.
ü Guru memberikan kuis sebagai pendalaman materi
(25 menit)
· Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah
ü Guru bersama-sama dengan peserta didik menganalisis proses pemecahan masalah, mengevaluasi efektivitas solusi yang ditemukan, dan memberikan umpan balik. (4 menit)
ü Guru melakukan refleksi kepada Peserta didik
Ø Bagaimana perasaan Ananda setelah belajar usaha?
Ø Apa saja yang ananda ketahui setelah belajar usaha? (dapat berupa bahan catatan yang di kerjakan di buku catatan)
Ø Apakah Ananda mengalami kesulitan saat belajar usaha?
Ø Jika Ananda mengalami kesulitan, solusi apa yang Ananda lakukan untuk mengatasinya?
Ø Apakah manfaat yang Ananda peroleh setelah belajar tentang usaha?
(4 menit)
ü Guru menutup pelajaran dan menghimbau peserta didik untuk membaca materi pelajaran selanjutnya yakni Hubungan antara Daya dan usaha.
(2 menit)
ü Refleksi Guru
Ø Apakah pembelajaran hari ini terlaksana sesuai rencana yang sudah disusun?
Ø Apakah tujuan pembelajaran yang ditargetkan sudah tercapai?
Ø Temuan apa saja yang ditangkap selama pembelajaran?
Ø Kendala apa saja yang muncul saat peserta didik melakukan percobaan?
Ø Bagian mana yang menunjukkan keberhasilan atau kelebihan dari pembelajaran yang sudah dilakukan?
H. Asesmen/ Penilaian
v Asesmen Formatif
1. LKPD
Lembar Kerja Peserta Didik
Nama Kelompok :
Kelas :
Tanggal :
I. Materi Pokok
Usaha
II. Tujuan Percobaan
Menjelaskan pengaruh perpindahan terhadap usaha .
III. Alat dan bahan
|
No |
Alat dan Bahan |
Jumlah |
|
1. |
Neraca pegas |
1 buah |
|
1. |
Penggaris |
1 buah |
|
2. |
Beban |
1 buah |
IV. Langkah kerja
1. Sediakan alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan.
2. Letakkan beban pada permukaan lantai atau meja.
3. Hubungkan neraca pegas pada beban yang terletak pada permukaan lantai.
4. Kemudian ukur panjang lintasan pada permukaan lantai dengan panjang lintasan 5 cm..
5. Tariklah beban menggunakan neraca pegas.
6. Catat berapa gaya yang dihasilkan pada saat beban di tarik sepanjang lintasan.
7. Ulangi langkah 1- 6 dengan panjang lintasan yang berbeda mulai dari 10 cm, 20 cm dan 30 cm.
V. Data Hasil Percobaan
|
No |
Perpindahan ( |
Gaya (F) |
Usaha (W = F x |
|
1. |
10 cm |
||
|
2. |
20 cm |
||
|
3. |
30 cm |
VI. Analisis Hasil Percobaan
1. Apakah ada pengaruh perpindahan terhadap usaha pada saat melakukan percobaan ?
………………………………………………………………....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
VII. Kesimpulan
………………………………………………………………....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2. Kuis
1) Ani mendorong lemari dengan gaya 300 N. Jika lemari tersebut tidak mengalami perpindahan, maka berapakah besar usaha yang dilakukan Ani?
2) Sebuah kotak didorong dengan gaya sebesar 100 N sehingga berpindah sejauh 200 cm. Hitunglah besar usaha untuk memindahkan kotak tersebut!
3) Jarak yang ditempuh oleh sebuah mobil saat melaju dengan usaha sebesar 15.000 J dan gaya sebesar 500 N adalah …. m.
Penilaian
1. Sikap
· Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada rubrik penilaian dan catatan anekdot
|
No |
Nama |
Kerjasama |
Kreatif |
Kemandirian |
Komunikatif |
|
1 |
|
|
|
|
|
|
2 |
|
|
|
|
|
|
3 |
|
|
|
|
|
|
4 |
|
|
|
|
|
|
5 |
|
|
|
|
|
|
dst |
|
|
|
|
|
Kolom aspek sikap diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut :
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang
2. Keterampilan
Kriteria dan Rubrik Penilaian
|
Aspek yang dinilai |
Deskripsi Penilaian untuk Pencapaian Siswa |
||
|
Sedang Berkembang |
Sesuai Ekspektasi |
Melebihi Ekspektasi |
|
|
Mampu melaksanakan langkah kerja sesuai urutan |
|
|
|
|
Mampu mengisi data dan hasil percobaan dengan tepat |
|
|
|
|
Mampu menghitung besar usaha |
|
|
|
|
Mampu membuat kesimpulan |
|
|
|
|
Mampu menyampaikan hasil diskusi |
|
|
|
3. Pengetahuan
Pengetahuan dinilai dengan ketepatan menjawab soal kuis dengan skor persoal yang sudah ditentukan.
|
No |
Rentang Nilai |
Predikat |
|
1 |
91 – 100 |
Sangat Baik |
|
2 |
81 – 90 |
Baik |
|
3 |
71 – 80 |
Cukup |
|
4 |
0 – 70 |
Kurang |
I. Pengayaan dan Remedial
· Remedial
Guru melakukan analisa dari hasil pembahasan refleksi peserta didik dan hasil penilaian untuk menentukan remedial teaching
· Pengayaan
Peserta Didik telah mencapai KKTP diberikan pengayaan dengan browsing di internet untuk mencari soal-soal materi terkait dan mencari pemahaman lebih tentang usaha dengan mengerjakan soal-soal yang ada di buku Paket.
J. Refleksi Guru dan Peserta Didik (Terlampir)
|
Mengetahui : Kepala SMP Swasta Sariputra
Ellida Hannum, S.T |
Padangsidimpuan, 08 Juni 2025
Guru Mata Pelajaran IPA-FISIKA
Sondang Martini Kurie Siregar, S.Pd, M.Si |
Bagus, sudah menerapkan prinsip UbD dengan Tujuan Pembelajaran, Asesmen dan Rancangan kegiatan belajar. Dilengkapi pula dengan rubrik penilaian dan kuis. Dapat dijadikan rujukan pembuatan Modul dengan penerapan Ubd.
BalasHapusTerimakasih ya Bu, atas tanggapan dan umpan baliknya.
HapusSaya melihat bahwa memang lebih mudah menyusun rancangan pembelajaran dengan pendekatan UbD. Bagaimana menetapkan asesmen setelah Tujuan Pembelajaran ditetapkannlebih awal kemudian dirancang kegiatan pembelajaran guna pencapaian Tujuan pembelajaran. Pendekatan UbD sangat bagus untuk direkomendasikan dalam penyusunan rancangan pembelajaran untuk memudahkan guru dalam menyusun modul ajar.
BalasHapus